Surah Al-Ma'arij

Makkiyah · 44 Ayat

Surah Al-Ma'arij merupakan surah ke-70 dalam Al-Qur'an, terdiri dari 44 ayat, termasuk golongan Makkiyah. Nama Al-Ma'arij berarti 'tempat-tempat naik', merujuk pada ayat 3-4 tentang malaikat dan Jibril naik ke hadirat Allah. Surah ini mengajak manusia untuk bersabar dan beribadah dengan sungguh-sungguh. Surah ini juga mengingatkan tentang hari kiamat dan siksa bagi orang yang ingkar.

Surah Al-Ma'arij menjelaskan tentang hari kiamat yang dahsyat. Ia juga menceritakan tentang sifat-sifat orang yang beriman, seperti sabar dan menjaga shalat. Surah ini mengajak manusia untuk bertakwa dan beriman.

Ayat-ayat dalam surah ini mengingatkan bahwa Allah Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana. Ia juga mengajak untuk selalu berdoa dan memohon ampunan. Membaca surah Al-Ma'arij dapat mendorong kesabaran dalam menghadapi ujian.

سَاَلَ سَاۤىِٕلٌۢ بِعَذَابٍ وَّاقِعٍۙ ۝١sa'ala sâ'ilum bi‘adzâbiw wâqi‘Seseorang (dengan nada mengejek) meminta (didatangkan) azab yang pasti akan terjadi
لِّلْكٰفِرِيْنَ لَيْسَ لَهٗ دَافِعٌۙ ۝٢lil-kâfirîna laisa lahû dâfi‘bagi orang-orang kafir. Tidak seorang pun yang dapat menolaknya (azab)
مِّنَ اللّٰهِ ذِى الْمَعَارِ��ِۗ ۝٣minallâhi dzil-ma‘ârijdari Allah, Pemilik tempat-tempat (untuk) naik.
تَعْرُجُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ اِلَيْهِ فِيْ يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهٗ خَمْسِيْنَ اَلْفَ سَنَةٍۚ ۝٤ta‘rujul-malâ'ikatu war-rûḫu ilaihi fî yauming kâna miqdâruhû khamsîna alfa sanahPara malaikat dan Rūḥ (Jibril) naik (menghadap) kepada-Nya dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun.
فَاصْبِرْ صَبْرًا جَمِيْلًا ۝٥fashbir shabran jamîlâMaka, bersabarlah dengan kesabaran yang baik.
اِنَّهُمْ يَرَوْنَهٗ بَعِيْدًاۙ ۝٦innahum yaraunahû ba‘îdâSesungguhnya mereka memandangnya (siksaan itu) jauh (mustahil terjadi),
وَّنَرٰىهُ قَرِيْبًاۗ ۝٧wa narâhu qarîbâsedangkan Kami memandangnya dekat (pasti terjadi).
يَوْمَ تَكُوْنُ السَّمَاۤءُ كَالْمُهْلِۙ ۝٨yauma takûnus-samâ'u kal-muhl(Siksaan itu datang) pada hari (ketika) langit menjadi seperti luluhan perak,
وَتَكُوْنُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِۙ ۝٩wa takûnul-jibâlu kal-‘ihngunung-gunung menjadi seperti bulu (yang beterbangan),
وَلَا يَسْـَٔلُ حَمِيْمٌ حَمِيْمًاۚ ۝١٠wa lâ yas'alu ḫamîmun ḫamîmâdan tidak ada seorang pun teman setia yang menanyakan temannya,
يُبَصَّرُوْنَهُمْۗ يَوَدُّ الْمُجْرِمُ لَوْ يَفْتَدِيْ مِنْ عَذَابِ يَوْمِىِٕذٍ ۢ بِبَنِيْهِۙ ۝١١yubashsharûnahum, yawaddul-mujrimu lau yaftadî min ‘adzâbi yaumi'idzim bibanîh(padahal) mereka saling melihat. Orang yang berbuat durhaka itu menginginkan sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab hari itu dengan anak-anaknya,
وَصَاحِبَتِهٖ وَاَخِيْهِۙ ۝١٢wa shâḫibatihî wa akhîhistrinya, saudaranya,
وَفَصِيْلَتِهِ الَّتِيْ تُـــْٔـوِيْهِۙ ۝١٣wa fashîlatihillatî tu'wîhkeluarga yang melindunginya (di dunia),
وَمَنْ فِى الْاَرْضِ جَمِيْعًاۙ ثُمَّ يُنْجِيْهِۙ ۝١٤wa man fil-ardli jamî‘an tsumma yunjîhdan seluruh orang di bumi. Kemudian, (dia mengharapkan) tebusan itu dapat menyelamatkannya.
كَلَّاۗ اِنَّهَا لَظٰىۙ ۝١٥kallâ, innahâ ladhâSekali-kali tidak! Sesungguhnya ia (neraka) itu adalah api yang bergejolak
نَزَّاعَةً لِّلشَّوٰىۚ ۝١٦nazzâ‘atal lisy-syawâyang mengelupaskan kulit kepala,
تَدْعُوْا مَنْ اَدْبَرَ وَتَوَلّٰىۙ ۝١٧tad‘û man adbara wa tawallâyang memanggil orang yang berpaling dan menjauh (dari agama),
وَجَمَعَ فَاَوْعٰى ۝١٨wa jama‘a fa au‘âserta mengumpulkan (harta benda), lalu menyimpannya.
۞ اِنَّ الْاِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوْعًاۙ ۝١٩innal-insâna khuliqa halû‘âSesungguhnya manusia diciptakan dengan sifat keluh kesah lagi kikir.
اِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوْعًاۙ ۝٢٠idzâ massahusy-syarru jazû‘âApabila ditimpa keburukan (kesusahan), ia berkeluh kesah.
وَّاِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوْعًاۙ ۝٢١wa idzâ massahul-khairu manû‘âApabila mendapat kebaikan (harta), ia amat kikir,
اِلَّا الْمُصَلِّيْنَۙ ۝٢٢illal-mushallînkecuali orang-orang yang mengerjakan salat,
الَّذِيْنَ هُمْ عَلٰى صَلَاتِهِمْ دَاۤىِٕمُوْنَۖ ۝٢٣alladzîna hum ‘alâ shalâtihim dâ'imûnyang selalu setia mengerjakan salatnya,
وَالَّذِيْنَ فِيْٓ اَمْوَالِهِمْ حَقٌّ مَّعْلُوْمٌۖ ۝٢٤walladzîna fî amwâlihim ḫaqqum ma‘lûmyang di dalam hartanya ada bagian tertentu
لِّلسَّاۤىِٕلِ وَالْمَحْرُوْمِۖ ۝٢٥lis-sâ'ili wal-maḫrûmuntuk orang (miskin) yang meminta-minta dan orang (miskin) yang menahan diri dari meminta-minta,
وَالَّذِيْنَ يُصَدِّقُوْنَ بِيَوْمِ الدِّيْنِۖ ۝٢٦walladzîna yushaddiqûna biyaumid-dînyang memercayai hari Pembalasan,
وَالَّذِيْنَ هُمْ مِّنْ عَذَابِ رَبِّهِمْ مُّشْفِقُوْنَۚ ۝٢٧walladzîna hum min ‘adzâbi rabbihim musyfiqûndan yang takut terhadap azab Tuhannya.
اِنَّ عَذَابَ رَبِّهِمْ غَيْرُ مَأْمُوْنٍۖ ۝٢٨inna ‘adzâba rabbihim ghairu ma'mûnSesungguhnya tidak ada orang yang merasa aman dari azab Tuhan mereka.
وَّالَّذِيْنَ هُمْ لِفُرُوْجِهِمْ حٰفِظُوْنَۙ ۝٢٩walladzîna hum lifurûjihim ḫâfidhûn(Termasuk orang yang selamat dari azab adalah) orang-orang yang menjaga kemaluannya,
اِلَّا عَلٰٓى اَزْوَاجِهِمْ اَوْ مَا مَلَكَتْ اَيْمَانُهُمْ فَاِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُوْمِيْنَۚ ۝٣٠illâ ‘alâ azwâjihim au mâ malakat aimânuhum fa innahum ghairu malûmînkecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki. Sesungguhnya mereka tidak tercela (karena menggaulinya).
فَمَنِ ابْتَغٰى وَرَاۤءَ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْعَادُوْنَۚ ۝٣١fa manibtaghâ warâ'a dzâlika fa ulâ'ika humul-‘âdûnMaka, siapa yang elampiasan syahwat) selain itu, mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.
وَالَّذِيْنَ هُمْ لِاَمٰنٰتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رٰعُوْنَۖ ۝٣٢walladzîna hum li'amânâtihim wa ‘ahdihim râ‘ûn(Termasuk orang yang selamat dari azab adalah) orang-orang yang memelihara amanat dan janji mereka,
وَالَّذِيْنَ هُمْ بِشَهٰدٰتِهِمْ قَاۤىِٕمُوْنَۖ ۝٣٣walladzîna hum bisyahâdâtihim qâ'imûnyang memberikan kesaksiannya (secara benar),
وَالَّذِيْنَ هُمْ عَلٰى صَلَاتِهِمْ يُحَافِظُوْنَۖ ۝٣٤walladzîna hum ‘alâ shalâtihim yuḫâfidhûndan yang memelihara salatnya.
اُولٰۤىِٕكَ فِيْ جَنّٰتٍ مُّكْرَمُوْنَۗࣖ ۝٣٥ulâ'ika fî jannâtim mukramûnMereka itu (berada) di surga lagi dimuliakan.
فَمَالِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا قِبَلَكَ مُهْطِعِيْنَۙ ۝٣٦fa mâlilladzîna kafarû qibalaka muhthi‘înMengapa orang-orang kafir itu bersegera datang ke arahmu (Nabi Muhammad)
عَنِ الْيَمِيْنِ وَعَنِ الشِّمَالِ عِزِيْنَ ۝٣٧‘anil-yamîni wa ‘anisy-syimâli ‘izîndari kanan dan dari kiri dengan berkelompok-kelompok?
اَيَطْمَعُ كُلُّ امْرِئٍ م��ّنْهُمْ اَنْ يُّدْخَلَ جَنَّةَ نَعِيْمٍۙ ۝٣٨a yathma‘u kullumri'im min-hum ay yudkhala jannata na‘îmApakah setiap orang dari mereka (orang-orang kafir itu) ingin dimasukkan ke dalam surga yang penuh kenikmatan?
كَلَّاۗ اِنَّا خَلَقْنٰهُمْ مِّمَّا يَعْلَمُوْنَ ۝٣٩kallâ, innâ khalaqnâhum mimmâ ya‘lamûnSekali-kali tidak! Sesungguhnya Kami menciptakan mereka dari apa yang mereka ketahui (air mani).
فَلَآ اُقْسِمُ بِرَبِّ الْمَشٰرِقِ وَالْمَغٰرِبِ اِنَّا لَقٰدِرُوْنَۙ ۝٤٠fa lâ uqsimu birabbil-masyâriqi wal-maghâribi innâ laqâdirûnMaka, Aku bersumpah dengan Tuhan yang mengatur tempat-tempat terbit dan terbenamnya (matahari, bulan, dan bintang), sesungguhnya Kami benar-benar Mahakuasa
عَلٰٓى اَنْ نُّبَدِّلَ خَيْرًا مِّنْهُمْۙ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوْقِيْنَ ۝٤١‘alâ an nubaddila khairam min-hum wa mâ naḫnu bimasbûqînuntuk mengganti (mereka) dengan (kaum) yang lebih baik daripada mereka. Kami sekali-kali tidak dapat dikalahkan.
فَذَرْهُمْ يَخُوْضُوْا وَيَلْعَبُوْا حَتّٰى يُلٰقُوْا يَوْمَهُمُ الَّذِيْ يُوْعَدُوْنَۙ ۝٤٢fa dzar-hum yakhûdlû wa yal‘abû ḫattâ yulâqû yaumahumulladzî yû‘adûnMaka, biarkanlah mereka tenggelam (dalam kesesatan) dan bermain-main (di dunia) sampai mereka menjumpai hari yang dijanjikan kepada mereka,
يَوْمَ يَخْرُجُوْنَ مِنَ الْاَجْدَاثِ سِرَاعًا كَاَنَّهُمْ اِلٰى نُصُبٍ يُّوْفِضُوْنَۙ ۝٤٣yauma yakhrujûna minal-ajdâtsi sirâ‘ang ka'annahum ilâ nushubiy yûfidlûn(yaitu) pada hari ketika mereka keluar dari kubur dengan cepat seperti ketika mereka pergi dengan segera menuju berhala-berhala (sewaktu di dunia).
خَاشِعَةً اَبْصَارُهُمْ تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌۗ ذٰلِكَ الْيَوْمُ الَّذِيْ كَانُوْا يُوْعَدُوْنَࣖ ۝٤٤khâsyi‘atan abshâruhum tar-haquhum dzillah, dzâlikal-yaumulladzî kânû yû‘adûnPandangan mereka tertunduk (serta) diliputi kehinaan. Itulah hari yang diancamkan kepada mereka.

Kandungan dan Keutamaan Surah Al-Ma'arij

Surah Al-Ma'arij mengingatkan tentang hari kiamat dan siksa bagi orang yang ingkar. Ia menggambarkan sifat-sifat orang yang beriman yang akan mendapatkan kemuliaan. Surah ini juga menekankan pentingnya shalat dan sabar.

Keutamaan membaca surah Al-Ma'arij adalah mendapatkan peringatan tentang hari kiamat. Membacanya dapat menambah keimanan dan ketakwaan. Surah ini juga mengajak untuk selalu berdoa.

Pelajaran yang dapat diambil adalah tentang pentingnya bersabar dalam menjalankan ibadah. Kita juga diajarkan untuk tidak tergesa-gesa dalam meminta azab. Dengan memahami surah ini, kita dapat lebih tabah.

Semoga bacaan Surah Al-Ma'arij lengkap Arab, latin, dan terjemahan di halaman ini bermanfaat. Amalkanlah ajarannya dalam kehidupan. Wallahu a'lam bish-shawab.

1

Al-Fatihah

Pembukaan * 7
2

Al-Baqarah

Sapi * 286
3

Ali 'Imran

Keluarga Imran * 200
4

An-Nisa'

Wanita * 176
5

Al-Ma'idah

Hidangan * 120
6

Al-An'am

Binatang Ternak * 165
7

Al-A'raf

Tempat Tertinggi * 206
8

Al-Anfal

Rampasan Perang * 75
9

At-Taubah

Pengampunan * 129
10

Yunus

Yunus * 109
11

Hud

Hud * 123
12

Yusuf

Yusuf * 111
13

Ar-Ra'd

Guruh * 43
14

Ibrahim

Ibrahim * 52
15

Al-Hijr

Hijr * 99
16

An-Nahl

Lebah * 128
17

Al-Isra'

Memperjalankan Malam Hari * 111
18

Al-Kahf

Gua * 110
19

Maryam

Maryam * 98
20

Thaha

Thaha * 135
21

Al-Anbiya'

Para Nabi * 112
22

Al-Hajj

Haji * 78
23

Al-Mu'minun

Orang-Orang Mukmin * 118
24

An-Nur

Cahaya * 64
25

Al-Furqan

Pembeda * 77
26

Asy-Syu'ara'

Para Penyair * 227
27

An-Naml

Semut-Semut * 93
28

Al-Qashash

Kisah-Kisah * 88
29

Al-'Ankabut

Laba-Laba * 69
30

Ar-Rum

Romawi * 60
31

Luqman

Luqman * 34
32

As-Sajdah

Sajdah * 30
33

Al-Ahzab

Golongan Yang Bersekutu * 73
34

Saba'

Saba' * 54
35

Fathir

Maha Pencipta * 45
36

Yasin

Yasin * 83
37

Ash-Shaffat

Barisan-Barisan * 182
38

Shad

Shad * 88
39

Az-Zumar

Rombongan * 75
40

Ghafir

Maha Pengampun * 85
41

Fushshilat

Yang Dijelaskan * 54
42

Asy-Syura

Musyawarah * 53
43

Az-Zukhruf

Perhiasan * 89
44

Ad-Dukhan

Kabut * 59
45

Al-Jatsiyah

Berlutut * 37
46

Al-Ahqaf

Bukit Pasir * 35
47

Muhammad

Muhammad * 38
48

Al-Fath

Kemenangan * 29
49

Al-Hujurat

Kamar-Kamar * 18
50

Qaf

Qaf * 45
51

Adz-Dzariyat

Angin yang Menerbangkan * 60
52

At-Thur

Bukit Tursina * 49
53

An-Najm

Bintang * 62
54

Al-Qamar

Bulan * 55
55

Ar-Rahman

Maha Pengasih * 78
56

Al-Waqi'ah

Hari Kiamat * 96
57

Al-Hadid

Besi * 29
58

Al-Mujadilah

Perempuan Penggugat * 22
59

Al-Hasyr

Pengusiran * 24
60

Al-Mumtahanah

Wanita Yang Diuji * 13
61

Ash-Shaff

Barisan * 14
62

Al-Jumu'ah

Jumat * 11
63

Al-Munafiqun

Orang-Orang Munafik * 11
64

At-Taghabun

Pengungkapan Kesalahan * 18
65

At-Thalaq

Talak * 12
66

At-Tahrim

Pengharaman * 12
67

Al-Mulk

Kerajaan * 30
68

Al-Qalam

Pena * 52
69

Al-Haqqah

Hari Kiamat * 52
70

Al-Ma'arij

Tempat Naik * 44
71

Nuh

Nuh * 28
72

Al-Jinn

Jin * 28
73

Al-Muzzammil

Orang Yang Berselimut * 20
74

Al-Muddatstsir

Orang Yang Berkemul * 56
75

Al-Qiyamah

Hari Kiamat * 40
76

Al-Insan

Manusia * 31
77

Al-Mursalat

Malaikat Yang Diutus * 50
78

An-Naba'

Berita Besar * 40
79

An-Nazi'at

Malaikat Yang Mencabut * 46
80

'Abasa

Bermuka Masam * 42
81

At-Takwir

Penggulungan * 29
82

Al-Infithar

Terbelah * 19
83

Al-Muthaffifin

Orang-Orang Curang * 36
84

Al-Insyiqaq

Terbelah * 25
85

Al-Buruj

Gugusan Bintang * 22
86

At-Thariq

Yang Datang Di Malam Hari * 17
87

Al-A'la

Maha Tinggi * 19
88

Al-Ghasyiyah

Hari Kiamat * 26
89

Al-Fajr

Fajar * 30
90

Al-Balad

Negeri * 20
91

Asy-Syams

Matahari * 15
92

Al-Lail

Malam * 21
93

Adh-Dhuha

Dhuha * 11
94

Al-Insyirah

Lapang * 8
95

At-Tin

Buah Tin * 8
96

Al-'Alaq

Segumpal Darah * 19
97

Al-Qadr

Kemuliaan * 5
98

Al-Bayyinah

Bukti Nyata * 8
99

Az-Zalzalah

Guncangan * 8
100

Al-'Adiyat

Kuda Yang Berlari Kencang * 11
101

Al-Qari'ah

Hari Kiamat * 11
102

At-Takatsur

Bermegah-Megahan * 8
103

Al-'Ashr

Asar * 3
104

Al-Humazah

Pengumpat * 9
105

Al-Fil

Gajah * 5
106

Quraisy

Quraisy * 4
107

Al-Ma'un

Barang Yang Berguna * 7
108

Al-Kautsar

Pemberian Yang Banyak * 3
109

Al-Kafirun

Orang-Orang Kafir * 6
110

An-Nashr

Pertolongan * 3
111

Al-Lahab

Api Yang Bergejolak * 5
112

Al-Ikhlash

Ikhlas * 4
113

Al-Falaq

Subuh * 5
114

An-Nas

Manusia * 6